LPTQ Kalteng Terus Support Peserta di MTQ Nasional Sumbar

Padang (Humas) Sehari setelah tiba di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, seluruh peserta MTQ Nasional asal Provinsi Kalimantan Tengah dikumpulkan oleh pembina masing-masing, Kamis (12/11/2020) pagi.

Peserta cabang fahmil Quran misalnya, dikumpulkan dilantai dasar hotel Ibis tempat kafilah menginap, sementara cabang tilawah dikumpulkan di musala hotel, cabang khat di  aula utama dan cabang karya tulis ilmiah Alquran di serambi restoran hotel yang terletak di Jl Taman Siswa Kota Padang.

“Kita diskusi banyak hal yang intinya kita ingin kesiapan mental peserta dalam bertanding betul-betul matang, mereka juga kita ajak untuk terus melakukan ikhtiar yang maksimal dan terus menjaga tingkat kepercayaan diri,” ucap H. Sardimi.

Dikatakan dosen Pascasarjana IAIN Palangka Raya itu, aspek psikis atau mental peserta menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan dalam musabaqah ini, sehingga mental peserta harus terus dijaga agar tidak down.

“Kita motivasi peserta kita untuk membiasakan berfikir positif, karena ini juga modal agar psikologis atau mental mereka tetap tangguh. Berfikir positif juga sangat baik untuk menumbuhkan rasa percaya diri, meningkatkan motivasi dan mendorong untuk bisa mewujudkan kerjasama yang baik dalam tim,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ketua Bidang Pembinaan LPTQ Provinsi Kalteng ini juga mengatakan, para pembina selain bertugas memperkaya wawasan dan kemampuan peserta, selama di Kota Padang juga berkewajiban memberikan motivasi dan melatih peserta agar mampu mengedalikan emosi saat berlomba sebab kondisi emosional peserta juga turut mementukan kualitas penampilan peserta.

“Selain menggali motivasi intrinsik peserta, pembinaan juga harus terus memberikan dorongan motivasi dari luar bahkan hingga menjelang tampil di mimbar musabaqah. Pembina juga harus terus melatih peserta agar  tetap rileks namun konsentrasi saat tampil nantinya,” ucapnya.

Sementara pembina cabang tilawah, H. Yazid Fahri mengaku optimis peserta cabang tilawah akan tampil maksimal di ajang MTQ Nasional XXVIII ini, sebab sebagian peserta cabang tilawah telah terbiasa tampil di ajang-ajang nasional bahkan internasional.

“Kita hanya mereview ulang beberapa tehnik dan pelajaran yang didapat saat pembinaan di Hotel Nascar kemaren. Kita juga terus motivasi peserta agar mampu menyumbangkan prestasi terbaik bagi warga Bumi Tambun Bungai,” ucapnya.