Matangkan Persiapan MTQH 2025, LPTQ Kalteng Audiensi ke Pemkab Barito Utara

Muara Teweh (Humas) Dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan audiensi resmi dengan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Senin (26/5/2025), bertempat di Aula Setda Lantai I Muara Teweh.

Rombongan LPTQ Kalteng dipimpin oleh Sekretaris Umum, H.M. Yusi Abdhian, bersama sejumlah pengurus inti. Mereka disambut hangat oleh Penjabat Bupati Barito Utara melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Eveready Noor, didampingi Asisten III Yaser Arafat, Ketua Harian LPTQ Barito Utara Saiful Fahmi, Bendahara Umum Sarjani Rizal, dan Wakil Ketua Harian II H. Fery Kusmiadi.

Pada kesempatan itu, H.M. Yusi Abdhian menyampaikan salam hormat dari Ketua Umum LPTQ Kalteng, yang juga Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, serta Ketua Harian, Prof. Dr. KH. Khairil Anwar, M.Ag.

“Beliau berdua sangat ingin hadir langsung dalam audiensi ini. Namun karena padatnya agenda kedinasan, amanat beliau kami sampaikan melalui forum terhormat ini,” ujar Yusi mengawali sambutannya.

Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah, H. Muhammad Yusi Abdhian, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mempererat sinergi dalam menyukseskan MTQH ke-33. Ia juga memberikan apresiasi atas kesiapan Barito Utara dalam menyambut kegiatan ini.
“Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmen yang luar biasa, baik dari kesiapan anggaran maupun penyediaan fasilitas untuk kegiatan MTQH ke-33 tahun 2025 ini,” ujarnya.

 

Yusi menegaskan bahwa audiensi ini tidak sekadar menjalin silaturahmi, namun menjadi langkah awal yang sangat penting dalam menyatukan visi dan persepsi antara LPTQ provinsi dan kabupaten dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan MTQH tingkat provinsi yang akan digelar di Barito Utara pada tahun 2025.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya SK Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 188.44/87/2025 tanggal 10 Maret 2025, yang menetapkan lima daerah sebagai tuan rumah MTQH secara bergilir, dimulai dari Barito Utara pada tahun 2025, Katingan pada tahun 2026, Palangka Raya pada tahun 2027, Barito Timur pada tahun 2028, dan Gunung Mas pada tahun 2029.

“Insyaallah, setelah ini kami juga akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Barito Timur guna menjalin komunikasi awal,” tambahnya.

 

Dalam forum tersebut, Yusi menyampaikan lima poin arahan strategis dari Ketua Umum LPTQ Kalteng sebagai pedoman awal pelaksanaan MTQH 2025 yaitu:

Pertama Pemkab Barito Utara diharapkan segera membentuk panitia pelaksana dengan Bupati sebagai Ketua Umum. Susunan panitia bisa segera diusulkan kepada Pemprov untuk ditetapkan melalui SK Gubernur.

Kedua Pemkab Barito Utaradiminta agar segera menentukan waktu pelaksanaan MTQH Ttahun 2025. “Kalau rancangan kami di LPTQ Provinsi Kalteng, itu pada minggu kedua November 2025, guna menghindari benturan dengan MTQ Nasional yang dijadwalkan pada September di Kendari. Namun silahkan untuk didiskusikan disesuaikan dengan kondisi di Kabupaten Barito Utara. Harapan kami tidak jauh dari waktu tersebut,” ucapnya.

Ketiga Pemkab Barito Utara agar segera melakukan estimasi awal kebutuhan anggaran untuk mensukseskan MTQH 2025. “Tadi ada informasi sekitar Rp 8,75 miliar dan itu masih dimungkinkan ada penambahan pada saat perubahan nanti. Ini tentu sangat luar biasa,” ucapnya.

Keempat Pemkab Barut juga diharapkan untuk mulai mempersiapkan venue lomba yang representatif dan ramah disabilitas karena dimungkinkan adanya peserta dari kalangan disabilitas.

HM Yusi Abdhian juga meminta agar panitia daerah nantinya bisa berkoordinasi secara berkelanjutan dengan tim kerja LPTQ Provinsi Kalteng dalam mengawal seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan.

“Alhamdulillah, kami melihat kesiapan awal Barito Utara sangat menggembirakan. Rencana anggaran sudah mulai diformulasikan, bahkan kemungkinan diperkuat dalam APBD Perubahan. Begitu pula dengan jumlah venue yang sudah disiapkan mencapai 14 titik. Ini tentu melebihi ekspektasi kami,” ungkap Yusi penuh apresiasi.

Mewakili Pemerintah Kabupaten, Asisten I Eveready Noor menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Barito Utara sebagai tuan rumah pelaksana MTQH tingkat provinsi tahun depan.

“MTQH bukan sekadar kompetisi keagamaan, tapi juga bentuk syiar Islam dan momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah. Ini juga menjadi peluang emas untuk memperkenalkan potensi daerah kami, baik dalam bidang keagamaan, budaya, ekonomi, hingga pariwisata,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten siap mendukung penuh dari sisi perencanaan anggaran, kesiapan infrastruktur, hingga mobilisasi partisipasi masyarakat.

Audiensi ditutup dengan sesi dialog terbuka yang membahas berbagai aspek teknis, termasuk finalisasi draft waktu pelaksanaan, pemetaan venue, serta mekanisme pelaporan progres persiapan secara berkala.