Palangka Raya (Humas) Kendati secara formal kegiatan pembinaan peserta MTQ Nasional kafilah Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2020 baru akan dimulai pada 1 November 2020 mendatang, namun pelatih beberapa cabang lomba sudah mulai melaksanakan pembinaan demi meraih hasil maksimal.
Diantara cabang lomba yang sudah mulai melaksanakan pembinaan adalah cabang lomba Menulis Makalah Ilmiah Al Quran (M2IQ) dan tilawah/qira’at.
Pelatih cabang M2IQ, Akhmad Supriadi mengatakan, pembinaan calon peserta MTQ Nasional cabang M2IQ baik golongan putra dan putri sudah dimulai sejak seminggu lalu.
“Hari ini kita pertemuan kedua. Pembinaan kita laksanakan di perpustakaan IAIN Palangka Raya,” ucap dosen IAIN Palangka Raya itu.
Dikatakan kandidat doktor Tafsir Hadis UIN Sunan Kalijaga ini, pada pertemuan kedua peserta diajak untuk fokus mengkaji finalisasi judul dan outline makalah.
“Untuk tema tulisan cabang lomba M2IQ nasional kali ini adalah pertama etika berkomunikasi di media sosial dan kedua patriotisme dalam Islam. Kita sedang terus kaji agar judul dan outline makalah peserta kita selaras dengan tema itu,” ucapnya.
Melihat potensi dan semangat peserta, Akhmad Supriadi yang juga menjabat sebagai anggota Bidang Pembinaan LPTQ Provinsi Kalteng itu mengaku optimis peserta Kalteng cabang M2IQ akan mampu minimal kembali masuk semifinal di ajang MTQ Nasional tahun 2020 di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat seperti saat MTQ Nasional tahun 2018 lalu di Kota Medan.
Sementara Pembina Cabang Tilawah/Qira’at, H Yazid Fahri mengatakan, pembinaan peserta cabang tilawah/qira’at sudah dilaksanakan beberapa kali. Pembinaan pendahuluan ini dilakukan secara virtual atau online dengan menggunakan fasilitas video call.
“Pembinaan kita lakukan jarak jauh secara online, beberapa peserta kita minta untuk melantunkan ayat suci Alquran dan kita perbaiki baik lagu, suara ataupun tajwidnya,” ucap Qari nasional ini.

