Naskah Cabang Syarhil Quran Peserta asal Kalteng Siap, Ini Judulnya

Palangka Raya (Humas) Proses pembinaan calon peserta MTQ Nasional ke 33 asal Provinsi Kalimantan Tengah terus berlangsung. Terbaru, pelatih cabang Syarhil Quran, Ajahari mengungkapkan draf naskah untuk cabang syarhil Quran putra dan putri sudah rampung.

“Lapor pa ketua, alhamdulillah draf naskah untuk syarhil putra dan putri pada MTQN 33 sudah selesai,” ucap Ajahari digrup Whatsapp Pembinaan Kafilah MTQN, Selasa (27/10/2020).

Dikatakan dosen IAIN Palangka Raya itu, ada empat naskah yang akan diusung peserta Kalteng pada MTQ Nasional di Kota Padang, Provinsi Sumater Barat.

Untuk peserta putri yaitu:

  1. Membangun kesadaran kolektif dalam menghadapi musibah Covid-19

2. Membangun kesalehan digital dalam memerangi ujaran kebencian dan berita hoak

3. Keluarga dan pembentukan karakter bangsa menuju Indonesia tangguh

4. Konsep Islam dalam pembentukan SDM yang berkualitas menuju Indonesia kuat.

Sementara untuk teks putra adalah:

  1. Moderasi beragama sebagai wujud Islam yang rahmatan lil aalamiin, Moderasi beragama, upaya merawat kerukunan di tengah pluralutas beragama di Indonesia.

2. Membentuk generasi muda yang unggul menuju kejayaan bangsa.

3. Ekonomi syariah dalam arus ekonomi baru Indonesia.

4. Merawat keberagaman untuk persatuan dalam bingkai NKRI

“Itu insyaallah judul naskah yang akan diusung peserta kita, mohon jika ada masukan dari ustad atau ustadzah dan pembina untuk perbaikan atau penyempurnaan redaksi judul,” ucapnya.

Pembina cabang syarhil Quran yang lain, Hj Muslimah mengatakan, naskah peserta putra semua sesuai dengan  tema yang ditentukan oleh panitia pusat MTQN, sedangkan untuk naskah peserta putri, dua naskah sudah sesuai dan tinggal pendalaman syarahan dan mengupdate sesuai dengan isu kekinian.

“Setelah melalui proses pembinaan secara virtual, dua naskah terpaksa kita ganti judulnya disesuaikan tema pusat,” ucapnya seraya meminta doa agar peserta dan pembina diberi kesehatan, keafiatan sehingga bisa lebih maksimal berlatih untuk meraih prestasi terbaik.

Sementara pembina cabang MMQ, Achmad Supriadi mengatakan, pembinaan pendahuluan cabang MMQ terus dilakukan. Dikatakan draft awal makalah dua peserta cabang MMQ asal Bumi Tambun Bungai sudah selesai.

“Insyaallah pada saat pembinaan formal oleh LPTQ nanti tanggal 1-10, kita tinggal sedikit merevisi dan meberi makeup supaya tambah bungas (cantik red),” ucapnya.

Amirul Yaqin, pembina cabang Hifzil Quran mengungkapkan pembinaan rutin dilaksanakan sejak Selasa, 20 Oktober 2020 secara virtual. “Pembinaan teknis sudah kita lakukan. Jadi agenda kita sebelum pelatihan resmi antara lain mengupas tentang mukaddimah cabang hifzil Quran, terapi makhraj al huru, shifat al huruf, ahkam al huruf dan ahkam al madwa al qashr. Kita juga berlakukan setoran hafalan,” ucapnya.

Untuk tanya jawab lanjut Amirul akan dilaksanakan pada pembinaan resmi tanggal 1-10 November 2020 mendatang.

Seperti diberitakan, sebelum pembinaan resmi oleh LPTQ Provinsi Kalteng kepada para calon peserta MTQ Nasional ke 33 pada 1-10 November 2020 di Hotel Nascar Family, Ketua Harian LPTQ Provinsi Kalteng, KH Khairil Anwar saat rapat panitia meminta para pembina untuk melaksanaan pembinaan pendahuluan secara virtual. Sehingga pelaksanaan pembinaan bagi calon peserta betul-betul maksimal.

“Mohon doa seluruh masyarakat Kalteng agar kafilah kita terus diberi kesehatan dan mampu meningkatkan prestasi di MTQ Nasional di Kota Padang, Provinsi Sumbar,” ucap Rektor IAIN Palangka Raya itu.