Palangka Raya (Humas) Wakil Gubernur sekaligus Ketua Umum LPTQ Kalteng, H. Edy Pratowo menyampaikan dukungan atas hasil Rapat kerja Daerah LPTQ se Kalteng yang akan menggabungkan even Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) menjadi satu event bernama Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH).
Hal ini disampaikan Wagub saat memberikan kata sambutan pada penutupan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) se Kalteng tahun 2024 di Hotel Luwansa Palangka Raya, Sabtu (10/8/2024) malam.
“Saya sangat sepakat dan mendukung atas pemikiran penggabungan ini, dengan pertimbangan bahwa MTQH akan menjadi sarana untuk memperkuat pembinaan generasi muda Qurani secara komprehensif di semua cabang yang dilombakan. Selain itu, event ini diharapkan dapat meningkatkan syiar keagamaan dan membawa keberkahan bagi Kalimantan Tengah,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Wagub juga mengaku sangat mendukung dan sependapat adanya kesepakatan penjadwalan penyelenggaraan MTQH untuk lima tahun ke depan yang meliputi MTQH tahun 2025 di Kabupaten Barito Utara, 2026 di Kabupaten Katingan, 2027 di Kota Palangka Raya, 2028 di Kabupaten Barito Timur dan 2029 di Kabupaten Gunung Mas.
“Dengan adanya penjadwalan ini, akan memungkinkan persiapan dan perencanaan yang lebih matang bagi daerah-daerah penyelenggara. Kabupaten dan kota yang telah dijadwalkan dapat mulai mempersiapkan anggaran, sarana prasarana, sumber daya manusia, dan hal-hal lain yang diperlukan,” ucapnya.
Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya komitmen dan semangat bersama dalam membina generasi Al-Qur’an Kalimantan Tengah agar dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Dihadapan seluruh peserta Rakerda, Wagub juga mengapresiasi kerjasama dan koordinasi yang baik antar pihak terkait dan berharap hal ini dapat terus dijaga di masa mendatang.
Sekadar diketahui, LPTQ Provinsi Kalteng menyelenggarakan Rapat Kerja daerah selama tiga hari 9-11 Agustus 2024, diikuti 67 peserta perwakilan dari LPTQ dan Kesra Kabupaten Kota se Kalteng. Selain itu juga beberapa perwakilan pengurus LPTQ Provinsi Kalteng, Rakerda dibuka oleh Gubernur Kalteng melalui Sekda H. Nuryakin dan ditutup oleh Wakil Gubernur sekaligus Ketua Umum LPTQ Kalteng, H. Edi Pratowo. Rakerda itu merupakan langkah strategis dalam pengembangan program Al-Quran di Kalimantan Tengah untuk membawa kemajuan dan nama baik daerah serta memperkuat syiar agama Islam di Bumi Tambun Bungai.

