Palangka Raya (Humas) Pandemik Covid-19 masih terus berlangsung di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Karena itu, LPTQ Kalteng memutuskan pembinaan bagi calon peserta Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI di Provinsi Maluku Utara dilakukan secara virtual atau daring.
“Mempersipakan peserta STQ Nasional mutlak harus tetap dilakukan. Karena itu kita tetap laksanakan. Hanya saja untuk menghindari kerumunan dan mencegah penularan Covid-19, kita sepakati pembinaan kita lakukan virtual,” ucap Ketua Panitia Pembinaan Peserta STQ Nasional XXVI asal Kalteng tahun 2021, H. Riduan Syahrani.
Dikatakan, karena pembinaan secara virtual atau daring, maka panitia menyiapkan sejumlah strategi agar kualitas pembinaan tetap terjaga dan peserta bisa maksimal mendapatkan pengetahuan untuk meningkatkan kemapuannya.
“Karena pembinaan virtual, artinya peserta tetap berada di daerah masing-masing. Untuk itu agar maksimal maka kita meminta pengurus LPTQ atau pembina daerah aktif turut mendampingi peserta saat zoom,” ucapnya.
Mantan Kabid Pakis Kanwil Kemenag Kalteng ini juga meminta daerah yang memiliki peserta lebih dari satu dan wilayahnya berdekatan agar bisa berkumpul disatu titik saat zoom pembinaan, sehingga pengurus LPTQ atau pembina daerah bisa lebih mudah memantaunya.
“Tentu dengan tetap menjaga protokol kesehatan agar terhindar dari penularan Covid-19,” ucapnya.
Riduan juga mempersilakan LPTQ atau pembina daerah untuk memberikan masukan kepada peserta untuk aktif bertanya saat proses bimbingan utamanya saat narasumber dari Jakarta ataupun Banjarmasin.
“Silahkan tanya saja mumpung ada narasumber nasional ada qori internasional. Tanyakan saja hal-hal yang belum paham. Serap ilmunya sebanyak mungkin sehingga kita memiliki banyak modal untuk tampil maksimal di ajang STQ Nasional nantinya,” ucap. H. Riduan.
Untuk meningkatkan kedisiplinan kehadiran para peserta pembinaan, lanjut H. Riduan. Panitia pengawas secara bergantian akan memonitor setiap zoom yang dilaksanakan, sehingga nantinya bisa menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan berikutnya.
Sekedar diketahui, untuk mempersiapan peserta STQ nasional XXVI asal Kalteng, LPTQ melaksanakan pembinaan sebanyak dua tahap. Pembinaan pertama dilaksanakan tanggal 6-25 September 2021 secara virtual dan pembinaan tahap kedua dilaksanakan beberapa hari menjelang keberangkatan kafilah ke arena STQ Nasional XXVI di Kota Sofifi, Provinsi Maluku Utara.
Peserta pembinaanberjumlah 14 orang, terdiri dari peserta cabang tilawah Alquran golongan anak – anak sebanyak 2 orang, tilawah Alquran golongan dewasa 2 orang, hifz Quran 1 juz 2 orang, hifz Quran 5 juz 2 orang, hifz Quran 10 juz 2 orang, hifz Quran 20 juz 2 orang, hifz Quran 30 juz 2 orang.
Para peserta adalah perwakilan dari Kabupaten Sukamara, Kotawaringin Barat, Seruyan, Katingan, Kota Palangka Raya dan Barito Utara.
Adapun para pembina kegiatan pembinaan peserta STQ Nasional XXVI secara virtual/zoom sebanyak tujuh orang terdiri dari pembina dari Jakarta sebanyak dua orang, pembina dari Banjarmasin satu orang dan pembina dari LPTQ Provinsi Kalteng 4 orang.

