Palangka Raya (Humas) Kegiatan pembinaan bagi peserta STQ Nasional XXVI asal Provinsi Kalimantan Tengah secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo secara virtual, Senin (6/9/2021) malam.
Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran dalam sambutan tertulis dibacakan oleh Wagub berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik. Terlebih, pembinaan dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.
“Karena virtual, keaktifan peserta tentu sangat menentukan kelancaran dan suksesnya kegiatan ini. Ikuti dengan serius sehingga ilmu pengetahuan dari para pembina maupun pelatih bisa diterima dengan baik dan bisa menjadi bekal dan dipraktekan saat mengikuti pelaksanaan STQ Nasional nanti,” ucapnya.
Selain itu, Gubernur juga berpesan peserta agar peserta menjaga kedisiplinan dan kekompakan selama mengikuti pembinaan dan pelatihan ini, sehingga mampu memberikan pengaruh positif, dalam membina perilaku maupun mental yang baik.
“Kepada para pembina dan pelatih diharapkan mampu memberikan pembinaan dan pelatihan secara maksimal/optimal, sehingga para peserta memiliki bekal yang cukup guna melaksanakan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pada STQ Nasional XXVI di Provinsi Maluku Utara Tahun 2021,” ucapnya.
Gubernur juga berpesan agar para peserta dan pelatih terus menjaga kesehatan dengan optimal baik jasmani dan rohani, sehingga nantinya secara fisik maupun mental siap diberangkatkan dan berlaga pada STQ Nasional. “ Terakhir, saya ingin mengingat, karena situasi dan kondisi masih dalam pandemi Covid, diharapkan peserta dan pelatih terus menjaga kesehatan baik jasmani dan rohani sehingga nantinya bisa berangkat ke arena STQ Nasional dan bertanding dengan baik,” ucapnya.
Sementara Ketua Umum LPTQ Kalteng sekaligus Pj. Sekretaris Daerah Prov. Kalteng, H. Nuryakin mengungkapkan, tujuan pembinaan adalah untuk mempersiapkan peserta utusan Kalteng yang akan mengikuti STQ Nasional ke XXVI di Sofifi, Maluku Utara pada tanggal 16 s.d 25 Oktober 2021.
“Kita ingin melalui kegiatan ini, kemampuan qori-qoriah dibidangnya masing-masing semakin meningkat. Sehingga mampu tampil maksimal pada saat mengikuti cabang lomba,” ucapnya.
Dikatakan, sistem pembinaan dilaksanakan secara virtual/zoom yakni peserta mengikuti pembinaan dari daerah/kabupaten/kota masing-masing. Pembina membina dan memberikan bimbingan secara virtual dari tempat masing-masing dan panitia pelaksana sebagai co-host memandu kegiatan dari Asrama Haji Al Mabrur Palangka Raya sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan.
“Pembinaan ini dilakukan secara virtual salah satunya adalah untuk mencegah penularan Covid-19. Karena daerah kita masih pandemik Covid-19,” ucapnya.
Dijelaskan peserta pembinaan berjumlah 14 orang, terdiri dari tilawah Alquran golongan anak – anak 2 orang, tilawah Alquran golongan dewasa 2 orang, hifz Quran 1 juz 2 orang, hifz Quran 5 juz 2 orang, hifz Quran 10 juz 2 orang, hifz Quran 20 juz 2 orang, hifz Quran 30 juz 2 orang. Peserta merupakan perwakilan dari Kabupaten Sukamara, Kotawaringin Barat, Seruyan, Katingan, Kota Palangka Raya dan Barito Utara. Para pembina kegiatan pembinaan peserta STQ Nasional XXVI secara virtual/zoom terdiri dari 7 orang pembina, antara lain, pembina dari Jakarta 2 orang, pembina dari Banjarmasin 1 orang dan pembina dari LPTQ Prov. Kalteng 4 orang.

