Kafilah Kalteng Laksanakan Salat Hajat

Palangka Raya (Humas) Sebelum bertolak ke Sofifi, Provinsi Maluku Utara, kafilah Kalteng melaksanakan salat hajat di aula Lt2 Hotel Nascar Family, Senin (11/10/2021) malam. Salat hajat diawali dengan salat magrib berjamaah dipimpin oleh imam KH Yazid Fahri. Sedangkan untuk salat hajat dipimpin oleh KH Chairudin Halim salah seorang pelatih peserta STQN asal Kalteng.

Usai salat hajat kafilah bersama-sama membaca surat Yasin dan berdoa bersama. Ketua Panitia, H. Riduan Syahrani melaporkan jalannya pembinaan vaktual yang dipusatkan di Hotel Nascar Family. “Alhamdulillah sampai saat ini seluruh peserta kita dalam kondisi sehat wal afiat. Mereka sudah mengikuti tes PCR dan pemeriksaan kesehatan. Insyaallah semua aman,” ucapnya.

Mantan Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kalteng ini juga menjelaskan rencana pelepasan dan pemberangkatan. Pria yang terkenal enerjik ini juga menyampaikan beberapa hal terkait rencana perjalanan dan selama di arena STQ Nasional di Kota Sofifi, Provinsi Maluku Utara.

Sementara Ketua Harian LPTQ, KH Khairil Anwar mengungkapkan salat hajat menjadi tradisi bagi kafilah LPTQ sebelum berangkat ke arena STQ/MTQ nasional. Tujuannya tidak lain agar hajat atau keinginan kafilah bisa terlaksana dengan baik.

“Salah hajat ini kita lakukan untuk memohon kepada Allah SWT agar kita bisa tampil maksimal dan meraih pretasi yang maksimal pula di arena STQ Nasional XXVI. Kita juga berdoa agar diberi kesehatan, keselamatan sampai tujuan dan kembali ke Palangka  Raya dan daerah asal masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Rektor IAIN Palangka Raya ini mengingatkan kafilah untuk terus menjaga kesehatan terlebih masih masa pandemik Covid-19. “Bawa jaket, bila perlu minum antangin agar tidak masuk angin dan terus jaga imunitas dengan disiplin menerapakan protokol kesehatan,” ucapnya.

Ia juga berpesan agar kafilah Kalteng terus menjaga soliditas atau kekompakan baik saat berangkat maupun saat pulang, “Ikuti bimbingan para pelatih. Alhamdulillah pelatih kita dari Jakarta mengungkapkan bahwa peserta kita sudah sesuai standar nasional jadi peluang menang cukup besar. Namun waktu yang sangat menentukan adalah di 10 menit itu. Karena itu tetap percaya diri, tetap tenang insyaallah akan mampu tampil maksimal,” ucapnya.

H Khairil Anwar juga mengingatkan para peserta untuk memperbanyak doa, shalat malam, meminta doa orang tua, pelatih agar bisa tampil dengan baik di arena STQ Nasional. “Sesuai pesan Bapak Ketua Umum, H. Nuryakin, kita tidak berharap jadi pemenag, tetapi kita harus berusaha untuk menjadi yang terbaik. Karena itu tetap berikhtiar, berdoa, meminta kepada Allah supaya enak tampilnya,” ucapnya.