Jelang STQH, Panitia Gelar Pelatihan Annaouncer dan Pembuka Mushaf

Palangka Raya (Humas) Guna mensukseskan penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, panitia STQH melalui Bidang Musabaqah dan Perhakiman menggelar rapat internal sekaligus pelatihan  announcer dan pembuka mushaf Alquran.

Pelatihan itu dilaksanakan Kamis, 17 Juni 2021 pagi pukul 08.30 Wib di ruang rapat Masjid Raya Darussalam Palangka Raya.

Koordinator Bidang Musabaqah dan Perhakiman, KH. Chairuddin Halim menjelaskan, bidang musabaqah dan perhakiman merupakan inti dari pelaksanaan STQH karena itu, seluruh panitia yang terlibat di bidang ini harus bekerja maksimal demi suksesnya penyelenggaraan STQH.

“Mari sama-sama bekerja keras untuk mensukseskan pagelaran STQH ini agar pelaksanaannya sesuai harapan dan qaidah penyelenggaraan STQH,” ucapnya.

Usai rapat, para announcer dan pembuka mushaf secara bergilir dilatih menjalankan tugas sesuai cabang masing-masing. Kemudian secara bergiliran anggota bidang musabaqah dan perhakiman, H. Yazid Fahri dan H. Fatchurrahman memberikan koreksi penampilan para announcer.

“Kita perbaiki intonasi suaranya, kemudian pelafalan nama-nama surat dalam Alquran agar tidak sampai keliru. Ini sangat urgen karena salah penyebutan bisa mengurangi kehikmatan acara,” ucap H. Yazid Fahri.

Imam Masjid Raya Darussalam Provinsi Kalteng sekaligus Dewan Hakim MTQ dan STQ Kalteng ini juga mengungkapkan para petugas pembuka mushaf Alquran juga dilatih teknik cepat membuka mushaf Alquran yang akan dibacakan oleh para peserta STQH.

Sementara Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalteng, H. Nuryakin berharap semua panitia atau petugas STQH XXIII tingkat Provinsi Kalteng untuk disiplin dalam menjalankan tugasnya masing-masing.

“Untuk bidang musabaqah baik koordinator,  petugas announcer baik putra maupun putri, pembuka mushaf dan panitia lainnya jangan sampe terlambat hadir di arena lomba. Jangan sampai keduluan peserta atau dewan hakim. Ini bisa membuat image kita kurang baik,” ucapnya.

Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah itu juga berpesan agar seluruh panitia, petugas dan peserta maupun dewan hakim untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan, sehingga nantinya tidak ada yang terpapar virus korona. (*)